Uncategorized

Another Sweet Escape 

[Preambule]

Picture source from Pinterest

Kata-kata dalam gambar diataslah yang dikemukan sang suami disaat saya uring-uringan gak jelas, menolak semua solusi yang ditawarkannya. Konteksnya memang agak sepele yaitu soal destinasi liburan kami, pasangan berbudget pas-pas-an namun punya impian selangit, yang mau travelling nyaman, enak, dan murah. 

Masih ingat travel bucket list 2017 saya? Sesuai dengan apa yang saya tulis sebelumnya, saya akan berlibur ke Hong Kong bulan April yang akan datang, namun setelah saya hitung-hitung budget standar sesuai itinerary yang sudah saya rangkum akan menghabiskan total 20 mio untuk berdua. Angka tersebut sudah saya bolak-balik, cut pengeluaran sana-sini, gak banyak berubah haha, paling maksimal cuma berkurang 2 mio. 

Jujur ya saya jadi mendadak pelit, saya gak rela korek celengan cuma buat ke HK. Budget travelling ya khusus travelling, tidak boleh ditomboki dari celengan, itu prinsip saya. Walaupun saya tergila-gila mau ke Disneyland, tapi budgetnya harus rasional untuk kondisi saya dan suami saat ini. Jadi kesimpulannya, ke HK nya akan kami tunda dulu sampai budget kami cukup 😣😣😣

Dan oleh karena itu, suami menawarkan opsi lain. Mulai dari terbang ke Singapura, yang tentu saya tolak karena walaupun masuk bucket list tapi timingnya gak pas (saya maunya pas sama tulipa), sampai ke Thailand yang saya respon dengan separuh hati karena saya gak kepingin kesana (untuk saat ini). 

Tapi akhirnya sempat menantapkan pilihan ke Bangkok mengingat harga tiket pada tanggal yang kami pilih naik AA cuma 900ribuan (dasar muka diskonan!😁), saya sempat mikir yasudah mungkin saya perlu sedikit menghibur diri ke Bangkok, belanja murah-murah, makan foodstreet babi-babian 🐽 yang melimpah. Tapi lagi-lagi kehampaan itu datang (cielah…), saya gak semangat!!! Disuruh cari hotel di Bangkok, saya cuma mau di Baiyoke Sky atau Lemon Tea, selebihnya gak mau. Isshhh, situ kaye raye? ditabok keras sama kenyataan soal isi dompet yang terbatas, yang mewajibkan saya pilih penginapan dibawah lima ratus ribuan saja 😩

Huhuhu, nangis dipojokan…

Sampai akhirnya, My Fairy Godfather saya a.k.a suami saya yang merangkap bapak bendahara kami, menyampaikan berita sukacita kalau tiket Citilink tujuan CGK-LOP, cuma lima ratus ribuan sumthin’ saja sekali jalan, belum potong kode promo. What??? 😱😱😱 Saya yang saat itu lagi galau mau beli underware yang lagi diskon di Aeon, langsung berbinar, underware diskonan itu gak menarik lagi buat saya haha… Akhirnya, kami sepakat, sesampainya di rumah langsung booking tiket tsb ya. Fixed!

Sesampainya di rumah…

Saya siap booking tiket tsb, tapi kami bingung sendiri kenapa kalau pesan tiket buat 1 orang sama 2 orang harganya lebih mahal untuk 2 orang ya? Harusnya kan tinggal harga tiket 1 orang dikalikan langsung 2 pcs, gitu kan? Tapi ini tidak..

Akhirnya, setelah berdiskusi sama suami, opsi saya untuk pilih penerbangan transit Bandara Juanda-Surabaya, yang harga tiketnya lebih stabil (mau beli satu atau dua, sama saja harganya) ditolak mentah-mentah sama suami dengan alasan, kalau ada penerbangan direct, ngapain transit?! Yajuga sih… Akhirnya tercapailah kata mufakat, booking tiket sendiri-sendiri ya. Sip.

Singkatnya, saya booking tiket dulu untuk sang suami, yang hanya saya bayar seharga empat ratus lima puluh ribu sumthin’ sudah dipotong diskonan kode promo (cuma bisa dipakai sekali kode tsb). Nah, pas giliran saya mau booking tiket atas nama diri saya sendiri, pas mau klik payment method, mendadak muncul pop-up notification berisi kalau harga tiket penerbangan yang saya pilih baru saja diupdate oleh airline. Wtf!!! Langsung sigap, saya buka skyscanner sambil ngomel ke suami, mengapa ini terjadi???

Lalu suami cuma bilang, kamu sih kebanyakan ngomong dari tadi! 

Kesyel! 😤😤😤

Iya sih, kalau saja saya lebih cepat 3 menit deh, pasti harganya masih sama. Walaupun gak bisa semurah suami punya karena kan dia ada diskon, huhuhu…

Jadilah saya diledekin sepanjang malam tsb sama suami. Kalau masalah pisah seat, yaudah deh emang risiko pisah booking, tapi kan gak lucu kalau beda flight hiks! Namun, kabar baiknya, untung ada fitur price alert ya, jadi tiap hari saya dapat notice harga tiket terbaru untuk tujuan sana dan beruntungnya flight yang sama kaya suami masih dijual walaupun gak turun-turun harganya *ngarep

Besok, semoga saya sudah dapat tiket ya, semoga dapat promo hihi atau kalau tidak, tak apa beli harga normal *nasib 😢 hihi… Malam ini, saya sama suami lagi cari-cari refrensi hotel yang akan kami inapi selama disana, ada salah satu hotel yang saya suka karena mengadopsi arsitektur rumah adat setempat. Juga pantai, iya pantai… Can’t wait! 😍😍😍

Credit to Esme Fadliha – Kompasiana
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s