Uncategorized

Kamu Bahagia Gak?

Weekend ini kebetulan bertepatan dengan perayaan Imlek, dan sejak dua minggu lalu, mertua saya ada ide untuk liburan ke Bandung saat Imlek. Saya dan suami yang haus akan liburan ini, tentu saja menyambut dengan penuh sukacita ajakan orang tua kami. Kapan lagi liburan gratis? Hihihi… 😁

Sehabis saling ucapin Gong Xi Fa Chai sama keluarga saya di rumah, jam 9 saya dan suami jalan ke rumah mertua. Kami jalan tepat dari BSD sekitar pukul 11:00 dan langsung disambut oleh turunnya hujan yang cukup deras (kepercayaan orang Chinese kalau pas Imlek hujan dipercayai akan penuh berkah). Bisa-bisanya sampai Bandung, hujannya gak berhenti. And finally, setelah menempuh perjalanan selama 7 jam, kami sampai juga di Lembang.

Lelah banget deh selama perjalanan, karena kami harus jalan berputar-putar gitu karena Jl. Sersan Bajuri yang biasa kami lewati buat potong jalan, ternyata ditutup Polisi karena longsor πŸ˜₯ belum lagi ditambah antrian macet hahaha… Paket komplit deh!

Karena sampai hotel sudah malam, akhirnya kami memutuskan untuk istirahat saja. Saya sendiri gak bisa tidur pulas karena kedinginan 😭😭😭 padahal saya tidur sudah pakai mantel dan kaos kaki juga selimut, tapi ternyata hawa Lembang yang dasarnya sudah dingin, ditambah hujan terus-menerus dari pagi membuat udara tambah dingin, brrrrr…

Hari ini, setelah sarapan, kami siap-siap pulang ke rumah. Suami memang dari awal berangkat sudah janji sama saya kalau sebelum pulang akan ajak saya jalan-jalan di Dago Giri. Pilihannya antara ke dua tempat, mau ke Dago Dream Park atau ke Bird & Bromelia Pavilion. Mengingat langit sudah mendung, maka akhirnya suami memakai hak vektonya 😁 ke Bird & Bromelia Pavilion saja yang lebih dekat dan tempatnya gak terlalu luas serta ada area indoor, at least kalau kehujanan bisa berteduh dulu. 

Sesampainya di Bird & Bromelia Pavilion, satu kata dari kalimat dari saya: Saya suka tempat ini! Serius. Tempatnya tertata apik, gak padat pengunjung, dan hewan-hewan yang dipelihara disini semuanya sehat dan kelihatan dirawat dengan baik. Begitupun dengan tanaman-tanaman hias yang belakangan baru saya tahu kalau sebutannya adalah “Bromelia“, semuanya disusun rapih, sangat menarik untuk dijadikan background foto hahaha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Kapan-kapan kalau lagi gak malas, saya tulis review soal Bird & Bromelia Pavilion ini ya. 

Selepas dari Bird & Bromelia Pavilion, kami mampir makan siang dulu, baru setelahnya melanjutkan perjalanan pulang. Beruntungnya, pas kami jalan turun ke Jl. Setiabudi, sedang diberlakukan tutup buka sama polisi. Pas banget yang mau turun dari Lembang ke Setiabudi lagi dibuka, lancar deh. Tapi tetap saja, perjalanan pulang ke BSD memakan waktu 7 jam juga πŸ˜₯

Setelah sampai di rumah mertua, kami langsung pamit pulang. Saat perjalanan pulang ke rumah, saya dan suami cerita-cerita soal perjalanan kami yang capeeekkk banget gilak! Biasa paling lama 4 jam sudah sampai, masa kali ini 7 jam, dikit lagi sampe ke Semarang hahaha…

Ditengah-tengah obrolan kami, suami nanya, “Kamu bahagia gak hari ini?” 

Loh, saya sempat kaget ditanya begitu, hahaa… Tapi gak lama lalu saya jawab, “Iya, bahagia, soal ya tempatnya bagus.” 

Lalu suami lanjut bilang, kalau rasa cape dia gak terasa jika hasilnya bisa buat saya bahagia. Oh, so sweet! *peluk suami*

Suami dan kembarannya 😁 di Rabbit House – Bird & Bromelia Pavilion

Dear my husband,

There are so many things my heart wants to say to you. All of which can be summed up in just three words – thanks for everything.

I love you, your lucky wife. πŸ’•

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s