Uncategorized

Bola Salju Yang Mencair

Lanjutan cerita dari disini ya…

Puji Tuhan, setelah dua hari dirawat di rumah sakit, kondisi papa jauh membaik. Setelah berdiskusi dengan Internist yang merawat papa, kondisi papa sudah 50% lebih baik dari sebelumnya. 

Wajah papa yang pucat sudah cerah lagi setelah menerima 3 kantong transfusi darah. Nafsu makan sudah membaik seiring dengan penurunan kadar gula dalam tubuhnya. Walaupun masih dibantu selang oksigen dan beberapa macam infus, saya bersyukur sekali bahwa tanda-tanda kesembuhan sudah terlihat. 

Besok, hari Senin, papa dijadwalkan akan bertemu dengan Pulmonologist yang dulu pernah menangani mama saya yang penderita asma. Semoga saja solusi untuk mengobati kondisi paru-parunya dapat segera ditemukan. Amin.

Siang ini, sembari menemani papa, kami saling mengobrol. Bahkan kami tidak sadar mengobrol sambil menitikan air mata karena yang kami bicarakan sangat sensitif sekali. Papa saya bilang kalau mata dia perih, yang tentu saya paham bahwa ia pun terharu hingga matanya basah. Semoga saja, kejadian ini menjadi titik balik papa agar kedepannya papa bisa menjalani kehidupan dengan cara yang lebih baik lagi. 

Semoga Tuhan memberikan papa kesempatan yang ia butuhkan dan semoga rencana baiknya dilancarkan. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s