Uncategorized

Cerita Dibalik Gagal Booking Tiket AA Lewat Web & Apps

Hi, kali ini saya mau share pengalaman gagal booking tiket Air Asia baik lewat website maupun apps. Karena apa? Simak ya, siapa tau ada yang pernah ngalamin juga atau baru mau booking 😀

* * *

Kami belum beli tiket balik dari Singapore ke Jakarta donk hihi, tapi tadi siang, setelah mempertimbangkan dengan seksama sama si suami, akhirnya saya dapat restu untuk coba booking tiket pulang Air Asia lewat websitenya. Soalnya setelah saya hitung-hitung, lebih murah pesan langsung ke websitenya AA daripada pesan di web lain, yaudah deh saya pikir gak ada salahnya dicoba.

Tampilan website Air Asia.

Setelah menentukan destinasi penerbangan, tanggal penerbangan, dan mata uang untuk bertransaksi, di layar monitor muncullah pilihan jadwal penerbangan pada hari itu. Mungkin sejak awal memang saya sudah diberi “tanda-tanda” untuk tidak booking tiket AA karena cuma berjarak 30 menit sejak saya WA suami, cari scan paspor kami di handphone, eh taunya harga tiket untuk penerbangan yang kami pilih naik sebesar SGD 33 dari harga awal 😩😩😩. Dalam hati saya, buset deh beli tiket sudah kaya beli saham aja ya, fluktuatif gini harganya. Saya cek juga di apps juga sama, sudah terupdate harganya. 

Akhirnya suami kasih instruksi untuk ambil jam penerbangan sore saja, harga tiketnya masih terjangkau. Yasudah, saya coba booking lagi lewat web. Tapi entah kenapa harga akhir yang harus saya bayar itu sudah termasuk additional baggage untuk dua orang, yang menjadikan harga tiket semakin mahal (pelit, gak mau beli bagasi ceritanya). Saya sampai coba ulang berkali-kali, perhatiin setiap kolom checklist gitu, perasaan saya gak centang bagian beli bagasi deh. Akhirnya, daripada desperado berkepanjangan, saya ubah haluan booking lewat apps di handphone saja deh. 

Ternyata booking pakai apps di handphone jauh lebih simple dibanding pakai websitenya malah, senangnya. Gak lupa saya juga beli inflight meals untuk saya dan suami seharga SGD 8 untuk berdua, maklum terbangnya kan pas jam laperrr hihi… Sebelum melakukan pembayaran, saya teliti sekali lagi total akhir yang harus saya bayar. Oke, sudah sesuai. 

Fyi, sepengalaman saya, kalau beli tiket AA dari Indonesia dengan tujuan manapun bisa bayar pakai mata uang Rupiah. Tapi jika berangkatnya dari luar negeri menuju Indonesia, mata uang Rupiah tidak dapat digunakan. Jadi saya pilih pakai SGD karena kalau dikalikan kurs bank hari ini, masih oke ratenya jka dibandingkan mata uang Ringgit Malaysia. 

Sayapun memilih metode pembayaran dengan kartu kredit karena transaksinya pakai mata uang asing. Setelah memasukan nomor kartu, dll, verifikasi pun dimulai dan GAGAL. Loh, aneh ya kok gak bisa, pikir saya. Di layar handphone saya muncul notifikasi agar saya menghubungi call center bank penerbit kartu kredit saya karena saya perlu masukin kode otorisasi gitu tapi masalahnya saya gak dapat kode apapun. Trus saya gak pantang menyerah dong ya, saya coba sekali lagi, proses lagi. Trus GAGAL lagi. Saya cek summary transaksi saya, loh kok total harganya beda, lebih besar. Pas saya perhatiin baik-baik, gila, ada additional fee sebesar SGD 16 karena saya bayar pakai mastercard. Bajaj deh, ah!!! 

Langsung saya cancel, SGD 16 bisa buat beli 4 porsi pre-order mealnya AA, kan. 

Trus saya telepon bank penerbit kartu kredit saya, ternyata tidak ada transaksi yang terjadi alias beneran GAGAL. Saya juga tanya perihal kode otorisasi, kok aneh ya setiap transaksi e-commerce gak pernah dapat konfirmasi sms atau dikirimi kode apapun. CS nya jelasin harusnya ada bu, ngok! Tapi syukurlah, transaksinya gagal kalau enggak saya beneran gak rela bayar biaya admin, yang untuk ukuran kantong saya nilainya lumayan besar 😰.

Begitulah cerita saya mengenai kegagalan booking tiket AA baik di web maupun di apps. Drama ya? Hahaha… Tapi, disisi lain saya senang pakai appsnya AA karena user friendly banget, gampil pil pil dipakainya. Cuma sayang aja, gak semua transaksi bisa pakai Rupiah. Kalau bisa pakai Rupiah kan enak ya, kita cuma perlu bayar lewat transaksi Virtual Account dan biaya administrasinya gak besar, kalau gak salah hanya Rp 10.000,- saja. 

Oke deh, sampai jumpa di tulisan saya berikutnya ya 😀😀😀

Advertisements