Uncategorized

Ekstra Sabar: Menyembuhkan Otitis Media

Sebelumnya saya pernah menulis soal riwayat gangguan telinga yang saya alami disini, mungkin bisa sekalian dibaca untuk tambah pengetahuan πŸ˜ƒ

* * *

source from etsy

Setiap kali berkunjung ke Dokter THT untuk check up, Dokter selalu bilang ke saya untuk SABAR. Janganpun menyembuhkan Otitis Media (Infeksi telinga bagian tengah), menyembuhkan Otomikosis (Infeksi telinga akibat jamur) yang notabenenya lebih ringan saja perlu cukup kesabaran. Intinya ini bukan penyakit yang sekali minum obat langsung sembuh, bukan, sama sekali bukan.

Pada kunjungan ke dokter THT dua minggu lalu, selain diberikan antibiotik untuk 5 kali minum (satu hari sekali), saya juga diresepkan beberapa obat pendamping yang diperlukan untuk menunjang agar saya bisa cepat sembuh, yaitu Avamys Nasal Spray Suspension dan Rhinos 60mg. Nasal spray merupakan spray yang mengandung anti-alergi untuk saya yang sering banget bersin-bersin di pagi hari atau ketika udara dingin, sedangkan Rhinos adalah obat flu. Sekali lagi, keduanya untuk menunjang pengobatan otitis media saya karena jika saya pilek/ batuk, proses penyembuhan akan semakin lama karena telinga, hidung, dan tenggorokan itu ‘satu jalur’.

Terlihat ya bedanya…

Di minggu pertama, saya akui bahwa saya bandel banget. Hampir setiap hari saya minum es cokelat atau minuman dingin kemasan. Padahal oleh Dokter, jelas-jelas saya dilarang minum es, untuk mencegah kemungkinan saya flu atau batuk. Alhasil, di minggu pertama, tak ada perubahan berarti pada kondisi telinga saya. Yang ada setiap malam, saya gak bisa tidur nyenyak setelah mengkonsumsi antibiotik yang diresepkan huhuhu…

Karena merasa tidak ada perubahan, suami saya kasih saran supaya saya mengatur pola tidur saya dan menghindari tidur larut malam karena dapat menurunkan daya tahan tubuh. Kalau begadang kan ujung-ujungnya bikin saya mudah banget terserang flu. Saya ikuti saran suami plus berhenti minum es-es-an itu. Di hari kelima setelah saya disiplin tidur di bawah jam 10, saya coba membersihkan telinga seperti biasa. Saya kaget, kok ada semacam benda yang sepertinya berhasil keambil soalnya saya berasa banget PLONG! Pas saya lihat, ternyata ada (maaf ya) kotoran telinga yang cukup besar yang menempel di cotton bud. Saya coba bersihkan lagi dan masih ada kotoran yang ke ambil.

Horeeeee… πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰ 

Saya gembira banget, pendengaran saya langsung balik normal lagi… Soalnya meskipun masih bisa dengar, tapi gak sejelas sekarang gitu. Saya langsung bilang ke suami trus gak henti-hentinya bersyukur sama Tuhan Yesus karena setiap berdoa, saya pasti doa minta kesembuhan. 

Setelah ini, saya masih harus rajin bersihkan setiap hari. Sebisa mungkin tidur gak larut malam (kecuali malam ini ya karena besok weekend hihi) dan menahan diri banget untuk gak minum es huhuhu… Saya yakin, di telinga saya masih ada kotoran yang masih belum bisa keambil huhuhu, tapi semoga saja bisa keluar secara alami ya.

Ohya, rencananya juga saya mau kontrol lagi ke Dokter THT untuk memastikan bahwa sudah tidak ada infeksi dan jamur yang tumbuh di telinga tengah saya. Supaya penyembuhannya bisa tuntas dan semoga gak kambuh *amit-amit* soalnya lelah banget deh, ah!!! Nanti saya tulis disini lagi ya jika ada update. Yang pasti untuk sementara waktu, saya kapok nyebur ke kolam renang atau ke laut hahaha… 

Advertisements